Jadi Pembina Upacara, Kapolsek Bulakamba Ajak Ratusan Pelajar Jauhi Kenakalan Remaja

Humas184 Dilihat

SINARMETRO.COM |  Kab Brebes – Kapolsek Bulakamba Polres Brebes, Jawa Tengah Iptu Ibnu Setiyadi kembali mengajak kepada para pelajar untuk tidak melakukan perbuatan negatif ataupun tindakan melanggar hukum.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek saat menjadi Pembina Upacara yang diselenggarakan dihalaman sekolah MTs Nurul Huda Jubang Desa Jubang Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Senin (11/12/2023).

Dihadapan ratusan siswa dan siswi serta para guru tersebut Kapolsek Bulakamba menyampaikan materi antara lain soal ketentuan perundang-undangan. Seperti terkait tindak kekerasan atau penganiayaan, juga peraturan perundang-undangan seputar perlindungan anak serta bahaya Narkoba dan kenakalan remaja lainya.

Kapolres Brebes AKBP Guntur Muhammad Tariq melalui Kapolsek Bulakamba Iptu Ibnu Setiyadi mengungkapkan kegiatan yang juga mendukung program “Police Goes to School” tersebut sebagai salah satu upaya mencegah kenakalan remaja yang dilakukan oleh polisi.

Baca Juga  Subsatgas Preventif tetap Siaga: Amankan latihan Timnas Jepang di Lapangan Banyuanya

Ibnu menyebutkan, kegiatan tersebut dilakukan dengan cara anggota kepolisian mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi agar para pelajar terhindar dari tindakan negatif atau melanggar hukum.

“Ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar sekolah untuk tidak melakukan kegiatan ataupun tindakan negatif yang melanggar hukum,” ujar Kapolsek Bulakamba Iptu Ibnu Setiyadi.

Ditambahkan Kapolsek, Pihaknya telah melaksanakan program Police Goes to School secara rutin. Kegiatan dilaksanakan saat upacara bendera atau pun waktu jeda kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga  Koramil 17 Songgom Kukuhkan 30 orang Dewan Saka Wira Kartika Baru

“Untuk kegiatan di MTs Nurul Huda Jubang ini, pihak sekolah yang mengajukan permohonan untuk menjadi Pembina upacara,” ungkap Ibnu.

Ditambahkan Kapolsek, lewat program tersebut diharapkan para pelajar khususnya di Bulakamba dapat menghindari perbuatan negatif atau melanggar hukum. Sebab, ketika melakukan pelanggaran peraturan perundang-undangan, kata Ibnu, maka ada konsekuensi hukum yang harus dihadapi.

Terkait masih adanya kasus kekerasan ataupun kenakalan remaja dibeberapa wilayah yang melibatkan pelajar seperti tawuran, Kapolsek juga mengimbau adanya peran orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak saat diluar jam sekolah terutama saat beraktivitas pada malam hari.

Pihaknya juga akan terus melakukan upaya preemtif dan preventif Kepolisian dengan kegiatan patroli pada jam jam rawan termasuk saat jam pelajaran ataupun pada malam hari sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya aksi kejahatan diwilayah.

Baca Juga  Hadiri Syukuran HUT ke-78 Corps Zeni, Kasad Minta Zeni AD Pastikan Infrastruktur Pertahanan Kokoh

“Kami akan terus meningkatkan upaya preemtif dan preventif kepolisian untuk mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan di malam hari, khususnya yang melibatkan para pelajar sekolah,” lanjutnya.

“Selain itu, kami juga mengajak kepada orang tua untuk bersama sama meningkatkan pengawasan kepada anaknya saat di rumah. Kami sarankan para pelajar atau pemuda tidak keluar rumah larut malam apabila tidak ada hal penting,” pungkasnya. (Hms/Blk).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *