Diduga Proyek Paving Blok Wilayah Desa Tobat Balaraja Luput dari Pihak Pengawasan Dinas Terkait..??

Pembangunan455 Dilihat

SINARMETRO.COM | Kab Tangerang -Terhitung hampir lima hari dari bahan material turun ke lokasi hingga di mulai nya pengerjaan kegiatan penggalian untuk pemasang paving blok yang baru, proyek tersebut berada di kampung Tegal Lame RT. 04/06 Desa Tobat Kecamatan Balaraja  Menuai sorotan dan kritikan di Kalangan Aktivis Peduli Pembangunan di Kabupaten Tangerang.

Dalam pelaksanaan pengerjaan  para pekerja saat melakukan pengerjaan pemasangan proyek paving blok diduga kuat Abaikan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan tampa Safety alat pelindung diri (APD),  seharusnya untuk menerapkan segala ketentuan terkait dengan pelaksanaan (K3) wajib di terapkan dalam situasi dan kondisi apapun, ini merupakan salah satu upaya dalam melakukan pencegahan Kecelakaan kerja harus diterapkan. Jangan sampai pelaksanaan syarat-syarat K3 itu diabaikan hanya karena berbagai alasan.” Ucap Erwin Kepada Media Sinarmetro.com.

Erwin Salah Satu Aktivis Pemerhati Pembangunan yang juga Tim Investigasi LSM PN PENJARA Banten menegaskan, proyek paving blok  diduga kuat luput dari  pengawasan dinas terkait dan kuat dugaan proyek tersebut akan dikerjakan asal jadi, “Jika dalam pelaksanaan tampa ada pengawasan. ditambah lagi besar Volume Panjang Tak Tercantum di Papan Informasi Proyek, cetusnya.

Erwin menambahkan, diharapkan kepada pihak dinas terkait  bisa melakukan pengawasan dan jangan terkesan pembiaran, selain itu pihak pengawas hendaknya untuk bisa mengecek atau meninjau secara langsung ke lokasi  paving blok yang sedang dikerjakan, harapnya.

Berdasar informasi yang dihimpun, terkait pengerjaan proyek paving blok yang berada di kampung tegal lame 04/06 Desa Tobat adalah diduga salah tempat alias ada pengalihan lokasi.

Baca Juga  Melalui Dana Desa, Pemdes Sukamulya Realisasikan Lima Titik Kegiatan Pembangunan

Menurut keterangan salah satu warga setempat saat di komfirmasi oleh media ini (09/10) yang enggan di sebutkan nama nya mengatakan, proyek paving blok itu awalnya bukan di lokasi sini pak, awalnya proyek paving blok itu lokasinya ada di Kp. Iwul di sekitar Wilayah Makam Kramat, namun adanya penolakan dari salah satu pihak Pengurus Makam untuk tidak di lakukan pemasangan paving blok sehingga Proyek Paving Blok di alihkan atau di tempatkan di kampung Tegal Lame, ujarnya.

Namun, setelah memasuki hari kelima  baru ada pemasangan papan informasi, tertera di papan informasi proyek paving blok Ini Melalui Dinas Perkim Provinsi Banten dengan Judul Proyek Pembangunan Peningkatan Kualitas PSU Pemukiman Jalan Lingkungan Kabupaten Tangerang 7
Lokasi Pekerjaan Kp. Tegal Lame RW.06 Desa Tobat Kecamatan Balaraja No Kontrak ; 600/Spk.349.KSL/PDPP/Perkim-3 /2023, dan untuk Nilai Kontrak : 182.990.000,- Mulai Kontrak 06 September 2023, Pelaksana ;CV. ZMJ PUTRA , Waktu Pelaksanaan : 60 Hari, Bersumber dari Dana ; APBD Propinsi Banten TA 2023

Baca Juga  Pemdes Kandawati Realisasi Pembagunan, Sekjen FBB : Mari Kita Dukung Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan

Sementara itu, M. Rifki Selaku Pihak Pelaksana Pengerjaan Proyek saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAap, Rabu (11/10) sore, terkait keberadaan proyek paving blok tersebut, ” Walaikumsalam pak Toni, Pak Toni wa Pak jamal yah, tulisnya melalui pesan WhatsAap.

Sesuai Arahan dari Pihak Pelaksana, Media Sinarmetro.com mencoba mengkomfirmasi ke Pak Jamal melalui pesan WhatsAap, No yang di hubungi tidak Aktif, Kembali Dihubungi Melalui Telpon WhatsAap Namun No Tetap Tidak Aktif, Hingga berita ini publikasi.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *