Peran TPID Sisi Batas Labuhan Untuk Pengendalian Inflasi di Aprresiasi KPW Bank Indonesia Pematangsiantar

Daerah198 Dilihat

SINARMETRO.COM | Pematang Siantar – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematang Siantar melaksanakan kegiatan Capacity Building TPID se-Wilayah Kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematang Siantar Tahun 2023 di Hotel Adi Mulia Medan, Rabu (15/11/23).

Hadir dalam kegiatan ini yakni Sekdakab Simalungun Esron Sinaga, Sekdakab Labuhan batu Selatan Heri Wahyudi, Sekdakot Tanjung Balai Nurmalini Marpaung, Kabag ekonomi Pematang Siantar Hendra Simamora, Asisten II Labuhanbatu Ikramsyah Nasution, Asisten II Labuhanbatu Utara Muhammad Asril, Asisten II Kabupaten Asahan Oktoni Ariyanto, Asisten II Kabupaten Batubara Radyansyah Fitrianda Lubis .

KPw Bank Indonesia Pematang Siantar sangat perlu melakukan kordinasi TPID di Sisi Batas Labuhan sebagai bahan refrensi dari kenyataan yang ada di wilayah kerja Bank Indonesia Pematang Siantar, dengan kegiatan Capacity Building TPID ini sangat di harapkan adanya data yang di terima dari kegiatan monitoring TPID di wilayah sisi batas Labuhan sehingga data yang di himpun rata rata kondisi hampir sama terhadap inflasi di sektor komuditas pertanian, pangan dengan data kondisi harga beras dan cabai yang tak kunjung turun, pupuk yang masih langka, tingginya biaya transportasi bagi petani, harga gabah yang melonjak. Padahal tiap tiap daerah Sisi Batas Labuhan telah menerapkan Operasi Pasar, melakukan kerja sama dengan pedagang, Bundes, melakukan sidak pasar bersama tim serta kerjasama dengan pihak kepolisian dan juga melakukan pemberian bantuan bibit kepada kelompok kelompok tani.

Baca Juga  Wacana Pelarangan Laporan Jurnalisme Investigasi dalam RUU Pasal 50 B Ayat 2 Huruf (c) Mengancam Esensi Jurnalistik

“Beberapa upaya yang perlu terus didorong diantaranya pelaksanaan pasar murah yang semakin intensif, monitoring kebutuhan dan ketersediaan pasokan di masing-masing daerah, memastikan kelancaran distribusi komoditas pangan, serta mengkomunikasikan belanja bijak kepada masyarakat, “paparnya.

Sementara sebelumnya, Esron Sinaga Sekda Kabupaten Simalungun, Heri Wahyudi Sekda Kabupaten Labusel, Nurmalini Marpaung Sekda Kota Tanjung Balai, Mulyono Pj Sekda Siantar, Ikramsyah Nasution Asisten II Labuhanbatu, Muhammad Asril Asisten II Labura, Oktoni Ariyanto Asisten II Asahan dan Radyansyah Fitrianda Lubis Asisten II Batubara.

Baca Juga  Polsek Larangan Sosialisasikan Anti Bullying

Selain melakukan rapat dan diskusi, acara Capasity Building TPID juga mendengarkan secara virtual paparan oleh Yudi Harsatriadi Sandyatma selaku Koordinator Kelompok Substansi Stabilitasi Pasokan Uang Bahan Pangan Nasional terkait kesediaan dan stok harga bahan pangan.

Baca Juga  Sebanyak 40 KPM Warga Sarireja Terima Bantuan BLT DD

Yudhi kembali memaparkan untuk Pengendalian inflasi Pangan seperti telur , Daging ,Beras Secara Nasional stok beras devisit 4.98 ribu ton . Sementara ketersediaan beras secara nasional hingga 2024 mencapai 35.4 juta ton dan BPN sendiri telah melakukan Program Gerakan Pangan Murah atau jika di daerah sering di sebut operasi pasar tutupnya .(Yan/Umrie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *