Kapolsek Sungai Kakap Hadiri Loka Karya Lintas Sektor

Daerah45 Dilihat

SINARMETRO.COM | Kab Kubu Raya– Kapolsek Sungai Kakap, IPDA Freddy SP, S.H., M.H., turut menghadiri acara loka karya lintas sektor yang bertema “Optimalisasi Sinergitas Peran Lintas Sektor dalam Menurunkan Angka Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Punggur”.

Acara ini diadakan di Puskesmas Punggur Selasa(4/6/2024)dengan tujuan memperkuat kerjasama antar sektor untuk mengatasi masalah stunting di wilayah tersebut.

IPDA Freddy SP, S.H., M.H.,Kapolsek Sungai Kakap dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam upaya menurunkan angka stunting. “Stunting merupakan sebuah masalah yang dapat dicegah atau diminimalisir jika peran lintas sektoral dioptimalkan bersama,” ujarnya.

Baca Juga  SDN 28 Sungai Kakap Raih Juara Umum Ketiga dalam Lomba Tata Upacara Bendera di SMA Negeri 1 Sungai Raya

Freddy menjelaskan bahwa stunting tidak hanya berdampak pada bayi yang baru lahir, tetapi juga pada janin yang masih dalam kandungan. Bahkan, pasangan yang hendak menikah pun perlu mendapatkan intervensi agar bisa mencegah stunting sejak dini.

“Perlu diketahui bersama, tugas pokok Polri adalah melayani, melindungi, mengayomi, serta penegakan hukum. Meskipun percepatan penanganan penurunan angka stunting bukan tugas pokok Polri, permasalahan stunting pada akhirnya akan berpengaruh terhadap ekonomi dan keamanan,” lanjut Freddy.

Freddy juga mengajak seluruh pihak di Kubu Raya untuk bersama-sama mengedukasi pasangan muda yang akan menikah. Ia mengungkapkan bahwa kasus narkoba dan tindakan cabul yang melibatkan anak-anak sebagai korban atau orang tua sangat marak terjadi, sehingga perlu intervensi bagi calon ayah dan ibu. “Stop narkoba, stop stunting!” tegasnya.

Baca Juga  Korban Tabrak Lari Tak Kunjung Sembuh, Polda Sumut Bantu Berobat ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan

Menurut Freddy, narkoba adalah salah satu faktor penyebab stunting, dan masalah ini adalah tanggung jawab bersama dalam hal pencegahan di tengah masyarakat. “Stunting menimbulkan kerugian berkepanjangan bagi kualitas generasi masa depan bangsa,” tambahnya.

Freddy menegaskan bahwa pencegahan stunting melibatkan banyak dimensi dan seluruh pihak, dengan Polri berfungsi sebagai katalis dalam penanganan penurunan angka stunting. Ia berharap edukasi dan pembinaan terkait stunting terus dilakukan untuk mencapai generasi emas Indonesia pada tahun 2045, yang mencakup sumber daya manusia unggul, demokrasi yang matang, pemerintahan yang baik, dan keadilan sosial.

Baca Juga  Polsek Larangan Sosialisasikan Anti Bullying

“Semoga Kecamatan Kakap, khususnya Desa Punggur, bebas dari stunting dan gizi buruk, serta melahirkan generasi unggul pemimpin masa depan. Punggur sehat, Punggur sejahtera, Kecamatan Kakap perkasa!” tutup Freddy dalam sambutannya.(Tim.liputan.Is/Defri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *