Karyawan Korban PHK Kembali Datangi PT.Sumber Djatim : Yuliahi Hubungi PHI

Daerah439 Dilihat

 

SINARMETRO.COM | Pontianak – Karyawan Korban yang di PHK oleh PT. Perusahaan Sumber Djatim, mendatangi Pabrik Karet Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Siatan hilir, Kecamatan Pontianak Utara, kalimantan Barat, Kamis ( 05/10/23).

 

Kali ini Warga Masyarakat (Karyawan) yang telah di PHK perusahaan dapat bertemu langsung dengan Pimpinan pihak Perusahaan Sumber Djatim, dalam kesempatan itu warga mempertanyakan terkait kasus PHK dirinya, yang mana mereka di janjikan akan di bayar 50 persen lagi,”Kata Mulyadi.

Baca Juga  PT. Perkebunan Nusantara IV Regional II Unit Adolina Penanaman Perdana TU

 

Namun pada saat di minta pertanggung jawaban terkait pesangon PHK kepada Yuliahi sebagai Pimpinan Perusahaan Sumber Djatim, Ia menyatakan, silahkan hubungi pihak PHI biar lebih jelas,”ujarnya.

 

Menurut Yuliahi, terkait pembatalan mediasi, dari pihak mediator Provinsi Tidak ada terima titik terang dengan karyawan, jadi pihak manajemen saling bersikukuh dengan pendapat dia, maka mediasi provinsi mengambil aturan , untuk pembuktian dia, kita tahu kebenarannya di mana,”tambahnya.

 

Menurut Mathasin salah satu Korban PHK Perusahaan Sumber Djatim mengatakan, bahwa keterangan pak Yulaihi itu tidak ada yang benar, karena perjanjian kemaren itu Kami baca dalam bahasa Inggris, loh kok tiba-tiba jadi bahasa Indonesia itu yang bingung, “tuturnya.

Baca Juga  Buka Diklat Satpam Gada Pratama, Ini Pesan Dirbinmas Polda Jawa Tengah

 

“Sedangkan dari pihak Disnaker mengatakan, ini memang hak mereka jadi harus dibayar, tidak ada namanya uang hangus,dan situlah kami pegang omongannya, tapi kenapa sekarang diberhentikan mediasi nya,dan pada waktu itu pihak dari perusahaan pun ada,”terang Ibu Nur.

Baca Juga  Persiapan Pengamanan Pilpanag di Simalungun, Kapolres Pimpin Pengecekan Kendaraan Dinas Roda Dua

 

“Yang mengherankan lagi kami di suruh menghubungi pihak PHI, berita itu pun baru kami tahu hari ini, kami sudah mediasi 2 kali kenapa dibatalkan, kemudian ada surat dari pak Junaidi, kenapa bawa wartawan, media mohon tidak diekspos, katanya.baik proes hasil dari mediasi untuk menjaga privasi para pihak yang lagi berselisih, jadi Minggu depan saja, tapi kalau ada wartawan mediasi tidak dilanjut,”paparnya.(Tim.Liputan.Is/Defri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *