Diduga Bea Cukai Pontianak Operasi Razia Temukan Minuman Beralkohol di Toko Jalan Raya TPI

Daerah204 Dilihat

 

SINARMETRO.COM | Pontianak, -Berawal dari Kecurigaan yang muncul dari anggota Legislatif dan beberapa awak media di Pontianak mengarahkan perhatian mereka pada tindakan tiga petugas dari Kantor Bea Cukai Pontianak yang berkunjung ke sebuah Toko di Jalan Raya TPI pada hari Rabu (20/9/2023) siang.

Untuk mengklarifikasi tujuan kedatangan ketiga petugas Bea Cukai Pontianak ini, anggota Legislatif Andi Syafaruddin didampingi oleh beberapa awak media memutuskan untuk menemui pemilik Toko tersebut.

Baca Juga  Ketua UKA Group Bersama Bupati Sukabumi Meresmikan Pontren Modern KMI

Pemilik Toko Lisa saat di temui dia menjelaskan bahwa kedatangan tiga petugas Bea Cukai Pontianak adalah bagian dari operasi razia yang awalnya dimulai untuk menginspeksi rokok.Namun, dalam prosesnya,petugas Bea Cukai Pontianak menemukan minuman beralkohol jenis Anggur Merah (Amir) di Tokoh miliknya tersebut.”Katanya.

Menariknya,pemilik Tokoh mengaku tidak memiliki izin untuk menjual minuman beralkohol tersebut,sehingga barang-barang berupa Minuman Beralkohol jenis Anggur Merah(Amir)tersebut di bawa oleh tiga Petugas dari Bea Cukai Pontianak, “Terangnya.

Baca Juga  Kapolres dan Forkopimda Simalungun Monitoring Pilpanag Gelombang Ke-2 di Kabupaten Simalungun, 938 Personel Dikerahkan

Lebih lanjut pemilik Tokoh mengatakan dia berjualan Minuman Beralkohol jenis Anggur Merah(Amir)sudah dua tahun namun ketika di tanya apakah ada izin dengan jujur dia mengatakan tidak ada masak jualan barang itu ada Izin,”Ucapnya.

Sementara Eddy Ruslan BA Ketua DPW Lembaga Anti Korupsi Indonesia Legatisi ia mengatakan terkait adanya dugaan operasi razia yang di lakukan oleh petugas dari Bea Cukai Pontianak dia minta agar hasil dari Razia ini di tindak lanjuti sesuai aturan dan undang undang yang berlaku ,”Tegasnya.

Baca Juga  Sedang Berduaan di Dalam Toilet, Oknum Guru Bersama Murid Tertangkap Basah Oleh Warga

Sementara berita ini di terbitkan pihak berwenang diharapkan memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai operasi ini untuk menghindari munculnya kontroversi lebih lanjut.”Pungkasnya.(Tim.Liputan.Is/Defri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *