Dandim Brebes Bagikan Mikroba PA63 Garuda 0713 ke Para Petani

Daerah126 Dilihat

 

SINARMETRO.COM |  Kab Brebes – Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto WA, S.E., M.Si kucurkan Mikroba PA63 Garuda 0713 di botol dan drigen para petani di Dukuh Cecek, Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah. Kamis
(04/01/2024).

Melalui Tema “Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias” Dandim dan ASGAS RI melalui Prof Jiun (Iman Untung Slamet) Penggagas Tanaman Seluruh Indonesia Pembuat Mikroba PA63 Garuda 0713 temui petani dengan berbagai keluhan dan unek-unek yang menjadi kendala para petani bawang merah khususnya di Dukuh Cecek.

Baca Juga  Dandim Brebes Bacakan Amanat Kasad di Upacara Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-78

Sebelumnya Dukuh Cecek mengalami kekeringan lahan di musim kemarau panjang hingga akhir tahun 2023, sehingga melalui Ketua Poktan H. Haris mendengar adanya Gerakan Tangan Tuhan Kodim 0713 Brebes tentang penyuburan tanah dengan cara penyemprotan cairan Mikroba.

Alhasil, hari ini Kodim 0713 Brebes terjun langsung dipimpin Dandim membagikan Mikroba PA63 Garuda 0713 di Dukuh Cecek sebanyak 5.000 liter.

“Melalui program Tangan Tuhannya berusaha membantu kesulitan rakyat, seperti sekarang ini terjadi kekeringan lahan disawah. Untuk itu dengan temuan Mikroba PA63 Garuda 0713 nantinya bisa membantu hasil pertanian para petani khususnya di Brebes”.tutur Letkol Sapto.

Baca Juga  Juliansyah Kades Selat Remis Mendesak Pembangunan Jembatan Sungai Korah Demi Kesejahteraan Warga Kecamatan Teluk Pakedai

Prof Jiun selaku Penggagas Mikroba PA63 Garuda 0713 mengatakan “Ora Jare Jare, Yen Sampeyan Ngandel, Kiye Wis Ana Petani Sing Wis Nglakokna Nyiram Bawang Nganggi Mikroba PA63 Garuda 0713″ (Tidak Ada Kata Bohong, Kalau Tidak Percaya, Ini sudah ada petani bawang merah yang sudah menyiram atau semprot menggunakan Mikroba”. Papar Prof Jiun sapaan akrabnya.

Sementara Mustofa (60) warga Desa Sidamulya yang sudah menggunakan Mikroba PA63 Garuda 0713 merasa senang, karena tanaman bawang merahnya tumbuh subur, dimana sebelumnya mengalami kekeringan (menguning), setelah di semprot Mikroba, di Usia 26 hari, bawangnya menghijau dan subur walau tidak ada air di selokan.

Baca Juga  Kongres HMI Digelar, Reva Mahendra PA Cabang Jakarta Selatan : Kami Tunggu Dinamika Intelektual

“Alhamdulillah tanaman bawang saya subur hijau, awalnya saya ragu, namun saya mencoba diawal penyemprotan masih seperti biasa pertumbuhannya, setelah hari ke 3, daun bawang menghijau dan berdiri tegak, usia sekarang sudah 26 hari, saya baru semprot 5 kali”. tuturnya.

Dibandingkan dengan bawang dilahan sebelahnya, Mustofa merasa bersyukur karena tanaman bawangnya tumbuh hijau. (Pen0713/Ar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *