Giat Hunting System Satlantas Polres Simalungun, Antisipasi Kejahatan Jalanan Balap Liar dan Geng Motor

Daerah120 Dilihat

SINARMETRO.COM | Kab. Simalungun – Kembali Satuan Lalulintas Polres Kabupaten Simalungun melakukan kegiatan hunting System. Kegiatan tersebut akan rutin dilakukan demi untuk mengantisipasi aksi Gemot (Geng motor), Laka lantas serta pelanggaran kasat mata. Hunting System dilakukan di ruas jalan yang memiliki volume kendaraan tinggi, seperti yang terpantau oleh reporter dijalan lintas Pematangsiantar – Medan, Nagori Purba Sari, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Selasa (18/06/24) sekira pukul 10.00 WIB.

Kegiatan hunting System ini di pimpin oleh Kanit Patroli Satlantas Polres Simalungun Ipda Otto Silitonga, didampingi Kaposlantas Dolok Merangir Bripka Rikky dan beberapa personil Satlantas Polres Simalungun.

Kepada reporter dilapangan Ipda Otto Silitonga mengatakan, giat Hunting System Satlantas Polres Simalungun akan rutin dilakukan dalam upaya menekan pelanggaran lalu lintas uang dilakukan oleh pengendara, baik itu kendaraan jenis truk, mobil dan pengendara roda dua. Pasalnya, selain banyaknya kejadian kecelakaan lalu lintas juga antisipasi kejahatan gemot (geng motor) di wilayah kawasan Kabupaten Simalungun.

Baca Juga  Lapas Pemuda Langkat Gelar Penguatan Tugas Pokok & Fungsi Untuk Kemajuan Kemenkumham Menjunjung Tinggi Tata Nilai PASTI

Giat patroli hunting system ini bertujuan selain mengantisipasi kecelakaan, juga melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan, juga melakukan pemusnahan knalpot blong sepeda motor, sehingga perlu ada penindakan dari pihak kepolisian, bahkan memintaku kepada pengguna knalpot blong untuk membuka knalpotnya dan dihancurkan sendiri oleh pengendara.

“Kegiatan Hunting System akan tetap dilakukan untuk mengurangi kecelakaan lalin, aksi geng motor yang kian marak. selain itu karena potensi pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara masih ada. Namun sifatnya pelanggaran kasat mata, seperti tidak menggunakan helm, knalpot blong, juga kelengkapan kendaraan lainnya. Sedangkan pelanggaran untuk kendaraan jenis truk seperti, muatan yang melebihi tonase dan lain-lain”, ungkap Otto.

Baca Juga  DPD LSM PENJARA PN Banten Dukung Cut and Fill dI Desa Kemuning

Ditambahkan Kanit Patroli berpangkat Ipda tersebut bahwa, pihaknya lebih mengedepankan himbauan dan edukasi kepada pengendara yang melanggar, ketimbang tindakan menilang, akan tetapi jika memang pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengendara lain tentu akan kami berikan tindakan tegas”, tutupnya. (Umrie/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *