Bupati Dico : Kami Akan Gandeng Polres Kendal untuk Mengkaji Terkait Penambangan Pasir di Desa Winong

Daerah75 Dilihat

SINARMETRO.COM | Kab. Kendal – Aktivitas tambang pasir milik PT Pamara Miguni Bumi ( PT PMB) menuai pro kontra ditengah warga Desa Winong Kecamatan Ngampel.

Bagi yang terdampak, mengeluh akibat debu yang berterbangan dan dapat menganggu kesehatan, selain itu, suara bising kenalpot truck tiap hari juga menimbulkan ketidak nyamanan.

Hilir mudik angkutan tambang pasir PT Pamara Miguni Bumi (PT. PMB) yang melalui akses jalan umum Desa sangat menggangu dan meresahkan aktivitas warga Desa Winong.

Selain dapat membuat akses jalan rusak juga membahayakan warga yang melintas karena dinilai tidak ada itikad untuk memperbaiki kembali jalan yang rusak tersebut, ucap salah satu warga setempat yang engan menyebutkan namanya.

Baca Juga  Komitmen Turunkan Angka Stanting, Kodim 0613/Ciamis Kembali Bagikan Paket Makanan Bergizi Untuk Keluarga Rawan Stunting di Kota Banjar

Akibat aktifitasnya terganggu, akhirnya warga Winong merasa keberatan dengan adanya aktifitas penambangan pasir dan tanah urug.

Menurut Ketua BPD Desa Winong Nur Fuad, Ia menyayangkan beroperasinya PT. PMB yang diduga tidak mempunyai izin .

“PT. PMB hanya mempunyai perjanjian dengan pemilik lahan saja, dengan itu mereka berani menambang, padahal ESDM sudah tegas melarang beroperasi,” ucap Nur Fuad.

Baca Juga  Lapas Kelas IIA Pematangsiantar di Tetapkan Sebagai Penyelenggara Layanan Rehabilitasi Pemasyarakatan

Akibat melalaikan instruksi dari ESDM, akhirnya mereka melakukan laporan ke Bupati Kendal Dico Ganinduto sampai ke Polda Jateng.

Laporan dilakukan salah satu perwakilan warga, Leo Budi Raharjo didampingi anggota BPD dan beberapa warga setempat ke berbagai instansi yang menaungi kegiatan penambangan termasuk ke Bupati Kendal Dico Ganinduto.

Terkait dengan Laporan warga Winong Kecamatan Ngampel kepada Bupati yang menghendaki aktifitas penambangan itu di tutup, Bupati Kendal Dico Ganinduto ketika di konfirmasi kepada awak media ini menjelaskan, bahwa pihaknya memang telah menerima surat aduan dari warga Wonosari.

Baca Juga  Keluhan Warga kecamatan Sungai Kakap Desak Pemerintah Normalisasi Sungai untuk Mengatasi Banjir

“Suratnya sudah saya disposisi untuk di cek lebih lanjut lagi, saya masih menunggu laporannya, nanti setelah laporan itu sudah ada, akan segera kita tindak lanjuti rekomendasinya,” jawab Bupati usai menerima kunjungan Gus Yusuf Ketua Tanfidziah DPW PKB Jateng di Rumah Dinas, Minggu ( 30/06/24).

“Nanti kita koordinasikan dengan pihak Polres yang berwenang untuk melihat terkait permasalahan (perijinan-red) penambangan itu,” Ujar Bupati
(Surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *