Akademi Militer Menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 dengan Tema “Bersama Majukan Indonesia”

Daerah171 Dilihat

 

SINARMETRO.COM | Magelang – Inspektur Akmil Brigjen TNI Dedi Prihatmodjo, S.I.P., M.Han. mewakili Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E., menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-95 tahun 2023 dengan tema “Bersama Majukan Indonesia.” Upacara ini diikuti oleh Taruna dan Taruni serta personel Organik baik Militer maupun PNS Akademi Militer dan dilaksanakan di lapangan Pancasila Akademi Militer Magelang pada hari Sabtu (28/10/2023).

Dalam amanatnya, Irup Inspektur Akmil Brigjen TNI Dedi Prihatmodjo, S.I.P., M.Han. membacakan amanat tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Bapak Ario Bimo Nandito Ariotedjo. Dalam amanat tersebut, Bapak Ario Bimo Nandito Ariotedjo mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah gotong royong seluruh elemen pemuda yang berhasil menanamkan semangat jiwa patriotisme sekaligus menyatukan visi kebangsaan dalam Sumpah Pemuda 1928. Sumpah Pemuda ini melahirkan komitmen kebangsaan, yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia.

Baca Juga  Langkah Awal Kepala Desa Teluk Pakedai Hulu Fokus Administratif dan Partisipatif untuk Kemajuan Bersama

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023 mengusung tema “Bersama Majukan Indonesia” dengan logo HSP ke-95 yang menggambarkan barisan manusia, melambangkan kolaborasi, dan menunjukkan keanekaragaman suku, bahasa, dan budaya.

Keanekaragaman ini dianggap sebagai sumber kekuatan dalam memajukan Indonesia. Pemerintah Republik Indonesia telah membuka partisipasi pemuda generasi muda Indonesia dalam upaya mewujudkan harapan masa depan Indonesia bersama-sama.

Inklusivitas dalam ekosistem kolaborasi lintas generasi telah membangun optimisme kolektif bahwa para pemuda mendapatkan tempat yang terhormat dalam pembangunan nasional.

Baca Juga  Bahu Badan Jalan Rusak, Dinas DBMSDA Kab Tangerang di Minta Turun Gunung

Meskipun Indonesia menghadapi sejumlah tantangan seperti korupsi, kemiskinan, pengangguran, narkoba, pornografi, hoax, ujaran kebencian, dan problem bangsa lainnya, ini bukan alasan bagi para pemuda untuk berhenti dalam upaya menjadikan Indonesia maju dan menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.

Dalam konteks perkembangan teknologi terkini dan arus informasi yang semakin cepat, pemuda perlu menguasai teknologi dan informasi serta literasi digital. Hal ini menjadi suatu keharusan.

Oleh karena itu, setiap pemuda perlu memiliki visi, misi, dan peran strategis untuk 30 tahun mendatang agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat. Salah satu strategi yang efektif adalah dengan saling tolong-menolong lintas generasi dan kolaborasi lintas sektor, sesuai dengan amanah Undang-Undang No. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan dan Peraturan Presiden No. 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan.

Baca Juga  Kapolres Simalungun Unjuk Kapolsek Tanah Jawa Sebagai Mentor Restoratif Justice di Polsek Jajarannya

Melalui implementasi koordinasi lintas sektor ini, Indonesia menuju pencapaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).

Oleh karena itu, pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, kita bersama-sama mencanangkan tekad untuk melibatkan semua pihak, termasuk Kementerian dan Lembaga, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kota, Organisasi Kepemudaan, Komunitas, dan elemen-elemen lainnya.

Akhirnya, marilah kita memanfaatkan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 ini untuk membangkitkan semangat kolaborasi dalam upaya memajukan negeri. Semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan kepada kita semua.

(*/Arm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *